FAQ

  1. Melalui aplikasi dan website, Anda dapat dengan mudah mencari tahu tarif pengiriman, dan mengecek drop point (kantor cabang) terdekat dari lokasi Anda.

  2. Fasilitas trace tracking system untuk mempermudah Anda melacak keberadaan paket selama proses pengiriman.

  3. Drop point  beroperasional setiap hari tanpa libur (termasuk akhir pekan, dan Hari Libur Nasional).

PEX Indonesia sudah tersebar dan menjangkau seluruh Indonesia, Anda dapat langsung mengunjungi drop point terdekat dari lokasi

Untuk pelanggan non corporate, pembayaran dapat dilakukan secara tunai ketika paket diserahkan ke drop point.

Bagi pelanggan corporate, sistem pembayaran dapat dilakukan dengan syarat dan ketentuan khusus.

Anda dapat melakukan pengecekan No. Resi PEX Indonesia secara mandiri pada pexindonesia.com atau melalui aplikasi PEX Indonesia

Untuk nomor Resi akan diberikan langsung oleh pihak PEX Indonesia pada saat paket dikirimkan melalui drop point.

Untuk melakukan prosedural klaim, Anda dapat menghubungi call center PEX Indonesia. Kemudian Anda dapat mengambil formulir klaim asuransi di drop point terdekat dan melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan.

Anda dapat memberi tahu kepada admin drop point PEX Indonesia bahwa anda ingin mengasuransikan paket kiriman anda. Selanjutnya pihak PEX Indonesia akan melakukan perhitungan biaya asuransi paket anda dengan perhitungan 0.2% dari harga invoice barang yang dikirimkan.

Jika Anda telah melakukan pembayaran asuransi dan melengkapi semua dokumen klaim, maka pihak PEX Indonesia akan melakukan pembayaran klaim sesuai dengan nominal barang yang dikirimkan, maksimal Rp. 20.000.000,- (Dua Puluh Juta Rupiah)

 

Jika Anda tidak menggunakan asuransi pengiriman, maka klaim akan dibayarkan 10x dari biaya pengiriman paket, maksimal Rp. 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah).

Bagi customer yang dengan sengaja mengirimkan barang yang dilarang atau barang berbahaya maka berdasarkan Pasal 47 UU No. 38 Th. 2009, customer akan dipidana dengan hukuman penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (Satu Miliar Rupiah) dan pihak penyedia jasa pengiriman (PEX Indonesia) tidak bisa dikenakan pertanggungjawaban atas kejadian tersebut.